THE ANVAYA BEACH RESORT BALI

The Anvaya Beach Resort Bali Lakukan Lepas Tukik hingga Adakan Lomba 17-an

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Mengusung konsep lingkungan berkelanjutan, The Anvaya Beach Resort Bali, tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 menggelar acara pelepasan 150 ekor tukik ke pantai. Para tamu hotel baik wisatawan domestik maupun mancanegara pun sangat antusias mengikuti proses pelepasan tukik kembali ke habitatnya.

“Tujuannya selain menjaga suitable lingkungan di sekitar, dalam hal ini menjaga kelestarian penyu, kita juga ingin meningkatkan engagement dengan tamu-tamu yang stay di hotel. Kita ambil momentum hari kemerdekaan di hari ini acaranya dan kita juga adakan lomba-lomba khas 17-an di sini,” ujar Resort and Service Manager The Anvaya Beach Resort Bali, Ayin Purwati, Rabu 17 Agustus 2022.

150 ekor tukik yang dilepaskan berusia satu minggu dan sudah waktunya dilepas ke habitatnya yakni di laut. Kegiatan lepas tukik The Anvaya Beach Resort Bali hari ini terselenggara berkat kerja sama dengan Bali Sea Turtle Society. “Kita bekerja sama dengan Bali Sea Turtle Society tukik yang dilepaskan tadi sudah menetas seminggu lalu dan hari ini tepat tanggal 17 sudah waktunya dilepaskan ke laut,” tambah Ayin.

Sejumlah tamu hotel yang ikut serta dalam kegiatan lepas tukik pun mengaku senang mengikutinya. “Saya suka sekali dengan acara yang diadakan ini dan sangat menikmatinya,” kata Jasmine dan Connor. Bahkan tamu hotel asal Belanda ini kali pertama dirinya melakukan kegiatan seperti ini di Bali. “Ini benar-benar event yang sangat luar biasa. Senang bisa melihat tukik dan melepaskan mereka. Semoga mereka bisa bertahan dan melihat mereka bertumbuh,” ungkap Arn Esser.

Sementara perlombaan khas 17-an seperti makan kerupuk, lomba balap karung, lomba memecahkan balon dan tarik tambang diadakan di bibir pantai Sands Restaurant dan diikuti oleh para tamu hotel. Sebagai apresiasi kepada para pemenang atau peserta diberikan hadiah berupa souvenir The Anvaya Beach Resort Bali dan sejumlah voucher gratis.

Founder Kuta Beach Sea Turtle Conservation Center (KBSTCC) I Gusti Ngurah Tresna, mengatakan siklus hidup penyu ini nantinya akan kembali lagi ke tempat pertama penyu tersebut menetas. “Habitat penyu ada di tengah laut, 60 jam berenang, empat hari tidak makan berenang terus, nantinya 25 tahun kemudian akan kembali ke tempat menetas,” demikian kata Ngurah Tresna.

Sumber: https://bali.tribunnews.com/2022/08/18/the-anvaya-beach-resort-bali-lakukan-lepas-tukik-hingga-adakan-lomba-17-an.